Helm merupakan alat yang berfungsi sebagai pelindung kepala saat terjadi kecelakaan yang menyebabkan benturan. Oleh karena itu, helm harus memenuhi beberapa hal yang merupakan syarat-syarat helm untuk alat pelindung diri yaitu helm haruslah sesuai dengan STANDAR SNI.

Helm melindungi bagian yang sangat vital pada tubuh, yaitu kepala. Sehingga, Anda harus memastikan helm yang Anda gunakan sudah sesuai standar SNI (Standar Nasional Indonesia) yang mana menjadi syarat utama helm dijadikan sebagai alat pelindung diri.

Standarisasi helm yang beredar di pasaran dilakukan oleh BSN (Badan Standarisasi Nasional). Tentunya, agar sebuah helm dapat lolos standar SNI, helm harus memenuhi syarat-syarat helm hingga layak dijadikan alat pelindung diri yang sudah ditentukan.

Hal-hal Yang Dinilai Agar Sebuah Helm Memenuhi Syarat-syarat Untuk Bisa Dijadikan Alat Pelindung Diri Yaitu:

Berikut ini adalah syarat syarat helm untuk alat pelindung diri. Hal ini berlaku untuk tipe helm full face dan juga open face.

1. Syarat-syarat Konstruksi Helm Agar Bisa Dijadikan Sebagai Alat Pelindung Diri (Standar SNI)

– Helm terdiri dari: tali pengikat ke dagu, tempurung keras dengan permukaan halus, dan lapisan peredam benturan

– Ukuran tinggi helm minimal adalah 114mm. Cara mengukurnya: diukur dari bagian puncak helm ke bidang utama, yaitu pada bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata.

– Keliling lingkaran bagian dalam helm adalah S (antara 500 mm– 540 mm, M (540 mm – 580 mm), L (580 mm – 620 mm), XL (lebih dari 620 mm).

– Tempurung dibuat menggunakan bahan yang solid atau keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta, serta tidak boleh memiliki penguatan setempat.

syarat syarat helm untuk alat pelindung diri yaitu

 

– Peredam benturan pada helm harus terdiri dari lapisan peredam kejut yang dipasang pada permukaan bagian dalam tempurung, dengan kriteria tebal minimal 10 mm dan jaring helm atau konstruksi lain yang berfungsi seperti jaring helm.

– Tali pengikat dagu memiliki lebal sekurang-kurangnya 20 mm dan harus benar-benar berfungsi sebagai pengikat helm saat digunkan di kepala dan dilengkapi dengan penutup telinga dan tengkuk, konstruksi helm half face yang sesuai SNI.

– Tidak boleh ada tonjolan keluar pada tempurung helm yang tingginya melebihi 5 mm dari permukaan luar tempurung dan setiap tonjolan harus ditutupi dengan bahan lunak dan tidak boleh ada bagian tepi yang tajam.

– Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudut pandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah bidang utama.

– Helm juga harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet yang bisa dipindahkan, tameng atau tutup dagu.

2. Syarat-syarat Mutu dan Material Helm Agar Bisa Dijadikan Sebagai Alat Pelindung Diri (Standar SNI)

– Helm terbuat dari material atau bahan yang solid / kuat dan bukan dibuat dengan bahan logam, bentuk helm tidak berubah jika ditempatkan pada ruang yang terbuka (suhu 0-55 derajat celsius) selama paling sedikit 240 menit atau 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, harus tahan dari pengaruh deterjen dan pembersih lainnya, air, sabun, minyak, dan bensin.

– Bahan / Material pelengkap helm harus tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu, harus tahan lapuk, dan tahan air.

– Helm harus dibuat dengan bahan yang ramah terhadap kulit, tidak menyebabkan iritasi, dan tidak menyebabkan penyakit pada kulit, serta tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik yang disebabkan oleh bersentuhan langsung dengan keringat, minyak, dan lemak si pengguna helm.

Itulah syarat syarat helm untuk alat pelindung diri yang dapat kami sampaikan. Pastikan hanya pilih helm yang sudah memiliki standar SNI untuk Anda pakai sebagai alat pelindung diri. Hal ini bertujuan untuk melindungi Anda dengan maksimal saat sedang menjalani aktifitas yang mengharuskan Anda memakai helm.

Refrensi:

https://otomotif.kompas.com/read/2020/12/24/160100015/ini-dia-aturan-spesifikasi-helm-yang-sesuai-sni

https://bsn.go.id/main/berita/detail/10868/berlaku-di-indonesia-ini-standar-helm-yang-sesuai-sni

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details

Authoritatively administrate long-term high-impact e-business via parallel web services. Synergistically synergize equity invested infrastructures whereas integrated infrastructures. Globally whiteboard customer directed resources after multimedia based metrics. Assertively strategize standardized strategic theme areas vis-a-vis impactful catalysts for change. Details